Idul Fitri 1428 H
- Personal, Religi | Time: 8:04 am (UTC+8) Comments (3)
“ikhlas” mudah untuk di ucapkan tapi susah untuk di implementasikan.
akhir-akhir ini saya di hadapkan untuk mengimplementasikan ikhlas.
emang berat sih.. tapi disitulah letak kekuatan ikhlas itu ada.
kita tidak pernah tahu sejauh mana keikhlasan yang kita punya.
mudah-mudahan keikhlasan ini bisa membuahkan hasil yang patut kita syukuri.
amien.
sebelum lupa…
sebelum ramadhan berakhir.
saya sekeluarga mengucapkan:
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1427 H.
Taqobbalallahu minna wa minkum
MAAF LAHIR BATIN
Andy & Tevi.
Alhamdulillah, Hari Raya Idul Fitri 1426 H telah kita lewati dengan suka cita,
dan berharap qta bisa bertemu kembali dengan ramadhan. amien..
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnnya,ada yang menarik mengenai cara orang menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri,yaitu dengan teknologi sms.
Dulu orang menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya dengan Kartu Lebaran, tapi sekarang cukup dengan sms. Dengan bermodalkan pulsa untuk 1 orang cukup Rp. 350,- mungkin lebih irit kali ya… jadi klo untuk kirim ke 30 orang cuman menghabiskan Rp. 10.500,- dengan kata lain punya pulsa 20.000,- aja udah bisa kirim ucapan lebaran.
Yang menarik lagi adalah pemilihan kata-kata ucapan Selamat Hari Raya yang beragam dari yang sederhana sampai yang puitis.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1426 H
Minal Aidin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir Bathin.
Bila canda membuat luka,
bila lidah salah bicara,
bila perbuatan telah menyakitkan
hanya kata maaf yang pantas terucap
….
ya… itulah kata-kata, mudah-mudahan semua itu bukanlah sekedar kata-kata indah tapi benar-benar ketulusan hasil dari perjuangan selama ramadhan. amien.
buat temen-temen semua saya pengen mengucapkan:
selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1426 H
kemarin setelah pulang kantor kira-kira pukul. 17.00 wib. seperti biasa perjalan pulang naik angkot dari kantor naik angkot jurusan cicaheum-ledeng turun di balubur. dilanjutkan dengan naik angkot jurusan sadang serang-caringin.
ketika naik jurusan ini lah ada yang membuat saya risih dan ngeri melihat kondisi pergaulan anak smu sekarang, tanpa bermaksud mendengarkan , ya gimana lagi si anak ini ngomongnya kenceng-kenceng! jadi kedengeran deh..
perbincangan mereka:
….
cewek 1 : (sambil makan premen) buka puasa bareng yuk.. sama anak-anak. gua lapar nih.. tadi pagi ga makan (padahal dia ga puasa)
cewek 2: (sambil makan premen juga ) ah lu.. dasar emang tadi siang ga kenyang yah.. makan segitu banyak.
cewek 1 : he..he.. lu bs aja , tapi kan gua lapar.
cewek 2: kayak yg puasa aja …
….
lebih kurang gitu deh.. soalnya klo diceritain banyak juga ..
setelah nyampe jl. purnwarman (dekat BIP) mereka akhirnya turun juga sambil meneruskan pembicaraanya.
wow.. ternyata anak jaman sekarang segitunya. gimana negara ini mau maju klo pemuda/pemudinya seperti mereka , sudah ga punya tatakrama,moral nya hancur trus ga menghargai orang yang sedang berpusa. kayaknya ga punya rasa malu gitchu lhoks!
mudah-mudahan tidak semua anak-anak jaman sekarang seperti mereka.
rasanya maknanya puasa ini menjadi hilang deh..
saya harap dari penggalan cerita diatas bagi para orang tua mudah-mudahan bisa jadi bahan pelajaran untuk mendidik anak-anaknya dan bagi para calon orang tua bersiap-siaplah untuk menyiapkan pendidikan bagi anak-anak kita khususnya pembekalan pendidikan agama.
*cuman bisa merenung gimana yah klo ntar gua punya anak, mudah-mudahan jangan sampai seperti mereka deh.. *